PAUS Gereja Timur tidak mengakui "Krismas 25 Dec" ?

usinwafer
Di tahun 1994, Paus Yohanes Paulus II sendiri telah mengumumkan kepada umatnya jika Yesus sebenarnya tidak dilahirkan pada 25 Desember.

Rahasia Dibalik Hari Natal

Pertama kali yang ingin saya tekankan jika perayaan 25 Desember itu berasal dari perayaan kaum pagan Roma Kuno (Romana), bukan Yunani (Greek). Jerusalem dan sekitarnya di masa sebelum dan setelah Nabi Isa a.s lahir berada di bawah kekuasaan kerajaan Romawi.

Bangsa Romawi ketika itu memeluk agama pagan dengan memuja dewa-dewi yang jumlahnya sangat banyak dan terkenal sangat mengumbar kesenangan ragawi. Mereka menganggap raga yang sempurna, kecantikan lahiriah, sangat penting dan kenikmatan ragawi merupakan kenikmatan yang harus dikejar selama-lamanya. Sebab itu, lelaki Roma sangat gandrung pada olahraga yang bisa membentuk kekuatan fisik, memperbesar otot-otot badannya, dan juga merawat seluruh tubuhnya. Sekarang, kebiasaan lelaki Roma ini diwarisi oleh apa yang disebut sebagai Pria Metroseksual.

Sedangkan perempuan Roma, juga sangat memelihara tubuhnya dan sisi sensualitasnya. Mereka akan sangat bangga jika dikejar-kejar banyak pria. Bahkan bukan rahasia lagi jika perempuan Roma saat itu belomba-lomba untuk dijadikan “piala bergilir” para lelaki Roma. Tanggal 14 Februari selalu ditunggu-tunggu oleh mereka untuk memuaskan hasrat rendahnya dengan menggelar pesta syahwat di seluruh kota. Inilah yang sekarang dirayakan banyak orang sebagai Hari Valentine, yang sesungguhnya berasal dari Hari Perayaan Perzinahan.

Keyakinan inti pagan Roma itu berasal dari dua sumber, yakni tradisi Osirian Mesir kuno dan ilmu-ilmu sihir Babylonia. Keduanya bergabung dan sekarang dikenal sebagai Kabbalah. Mereka memiliki hari-hari istimewa yang dirayakan setiap tahun, termasuk tanggal 25 Desember yang dirayakan sebagai Hari Kelahiran anak Dewa Matahari atau Sol Invictus. Sebagian ahli menganggap istilah “Anak Dewa Matahari” itu dinisbatkan pula kepada Namrudz, Raja Babylonia, yang mengejar-ngejar Nabi Ibrahim a.s.

Mereka percaya, anak Dewa Matahari ini lahir di hari Minggu. Sebab itu mereka menamakan hari Mingu sebagai Sun Day, Hari Matahari. Mereka juga beribadat di hari tersebut. Semua ini diadopsi kekristenan sampai sekarang.

Hari Natal memiliki arti sebagai Hari Kelahiran. Hanya Gereja Barat yang merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, sedangkan Gereja Timur tidak mengakui Natal pada 25 Desember tersebut. Lucunya, di tahun 1994, Paus Yohanes Paulus II sendiri telah mengumumkan kepada umatnya jika Yesus sebenarnya tidak dilahirkan pada 25 Desember. Tanggal itu dipilih karena merupakan perayaan tengah-musim dingin kaum pagan. Saat itu umat Katolik gempar, padahal banyak sejarawan telah menyatakan jika 25 Desember tersebut sebenarnya merupakan tanggal kelahiran banyak dewa pagan seperti Osiris, Attis, Tammuz, Adonis, Dionisius, dan lain-lain.

Kisah yang sesungguhnya tentang hari Natal bisa kita cari di internet, antaa lain tulisan yang dibuat oleh Pastor Herbert W. Amstrong, sejarawan Kristen yang menentang banyak hal tentang Natal pada tanggal 25 Desember. Yang banyak orang tidak mengetahui, keseluruhan dasar bangunan kekristenan sekarang ini sesungguhnya dibangun atas kerangka dasar ritus pembaharuan Osirian di Mesir kuno. Beberapa di antaranya adalah:

Pertama, Yesus dianggap anak Allah, ini sama dengan keyakinan kultus Dionisius yang sudah ada berabad sebelum Yesus lahir.

Kedua, Yesus dilahirkan di kandang, ini sama seperti kisah Horus yang lahir di kuil-kandang Dewi Isis.

Ketiga, Yesus mengubah air menjadi anggur dalam perkawinan di Qana, ini sama seperti apa yang dilakukan Dionisius.

Keempat, Yesus membangkitkan orang dari kematian dan menyembuhkan si buta, ini sama seperti Dewa Aesculapius;

Kelima, Yesus diyakini bangkit dari kematian di makam batu, sama seperti Mithra.

Keenam, Yesus mengadakan perjamuan terakhir dengan roti dan anggur di mana sampai sekarang ritual ini masih tetap berjalan di gereja-gereja, padahal ritual roti dan anggur merupakan simbolisasi penting dalam tradisi Osirian, dan juga hampir semua ritual pagan yang memuja Dewa Yang Mati seperti halnya pemuja Dionisius dan Tammuz;

Ketujuh, Yesus menyebut dirinya penggembala yang baik, ini meniru peran Tammuz, yang berabad sebelumnya telah dikenal sebagai Dewa Penggembala;

Kedelapan, Istilah ‘The Christ’ pada awal kekristenan tertulis ‘Christos’, sering tertukar dengan kata lain dalam bahasa Yunani, Chrestos, yang berarti baik hati atau lembut. Sejumlah manuskrip Injil berbahasa Yunani dari masa awal malah menggunakan kata Chrestos di tempat yang seharusnya ditulis dengan Christos. Orang-orang di masa itu sudah lazim mengenal Chrestos sebagai salah satu julukan Isis. Sebuah inskripsi di Delos bertuliskan Chreste Isis.

Kesembilan, dalam Injil Yohanes 12: 24, Yesus mengatakan, “Seandainya biji gandum tidak jatuh ke tanah dan mati, ia tetap satu biji saja, tetapi jika dia mati ia akan menghasilkan banyak buah”. Perumpamaan dan konsep ini jelas berasal dari konsep ritual Osirian;

Kesepuluh, dalam Injil Yohanes 14:2 Yesus mengatakan, “Di rumah bapakku banyak tempat tinggal.” Ini benar-benar berasal dari Osiris dan dicopy-paste dari Book of the Dead, Kitab Orang Mati Mesir Kuno yang dipercaya disimpan di kota kematian, Hamunaptra. Ini baru sebagian contoh.

Simbol Salib yang dipergunakan oleh kekristenan dahulu hingga sekarang (juga Katolik) jelas-jelas merupakan simbol Osirian kuno. Bahkan Kristen Koptik di Mesir mengambil simbol Ankh, salib Osiris dalam bentuk asli, sebagai simbol gerakannya. Masih banyak lagi kesamaan konsep kekristenan dengan agama-agama pagan Mesir Kuno, seperti dalam kebangkitan Yesus dari kematiannya, sosok Maria Magdalena dan perannya bersama Yesus, ritus pembaptisan oleh Yohanes, dan sebagainya.

sumber; http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/rahasia-dibalik-hari-natal.htm

Pas Kelantan Jangan Berfikir Ke Belakang

Mohd Sayuti Omar

PILIHAN RAYA umum ke-13 masih jauh lagi. Paling cepat pun ia mungkin akan diadakan 2011 dan paling lambat 2012. Kalau Najib Razak merasakan projek 1 Malaysia berjaya dan mendapat sambutan mungkin ia boleh dipertimbangkan untuk diadakan pertengahan tahun ini. Tapi saya tidak kira dalam keadaan UBN penuh bermasalah, bernafas semput kini Najib berani mengambil risiko.

Makanya, tempoh agak sesuai ialah pada tahun 2011. Waktu itu pun kalau benih projek 1 Malasyia yang ditabur kini sudah mula cambah. Dan kalau keadaan ekonomi yang kini sedang dipupuk menjadi, maka kemungkinan pilihan raya pada 2011.



Ertinya masih ada dua tahun lagi. Masih ada ruang dan kesempatan kesemua parti memperbaiki diri dan memperkukuhkan keadaan serta mengatur strategi ampuh. Tetapi Pas Kelantan sudah berfikir jauh mengenai hal ini bila mana sudah ada cakap-cakap mengenai pilihan raya akan datang. Pas Kelantan sudah mula membayangkan sama calon luar akan dicalonkan semula atau tidak di Kelantan pada pilihan raya akan datang. Walaupun hal ini ditimbulkan oleh bekas Ketua Dewan Ulama Pas, Mohamad Daud Iraqi di mana wibawa politiknya boleh dipertikaikan tetapi kerana Nik Abdul Aziz Nik Mat sendiri ikut turut sama memberi komen maka ia dilihat sesuatu yang penting. Apa lagi dalam komen itu Nik Aziz menyebut Pas akan memberi keutamaan kepada anak tempatan untuk menjadi calon.Saya tidak faham kenapa tiba-tiba Pas Kelantan bercakap mengenai calon walaupun pilihan raya masih jauh. Rasanya tidak wajar ditimbulkan soal itu apa lagi Pas kini berdepan dengan berbagai masalah dalaman dan luaran yang harus diselesaikan segera.

Pada saya Pas tidak perlu persoalkan sama ada hendak kekal calon luar atau utamakan anak tempat. Tetapi apa yang penting menyelesaikan kemelut yang dihadapi Pas kini. Apakah Pas Kelantan khsusnya Nik Aziz sendiri tidak merasai bahawa mereka penuh bermasalah kini? Janganlah disebabkan kita dipuji siang dan malam menyebakan kita alpa kepada permasalahan yang melambak di depan kita yang akhirnya boleh memusanahkan diri dan parti.

Dalam hubungan ini pada saya, semua pihak adalah lebih baik memikirkan mengenai kedudukan Nik Aziz. Fikir dan putuskan dulu siapa yang akan mengambil alih kepimpinan Pas Kelantan. Itu lebih awla dan afdal daripada memikirkan sama ada hendak orang luar atau orang dalam bertanding di Kelantan. Kedudukan Nik Aziz dan masa depan lebih penting dari menentukan apakah import atau exsport orang luar.

Kalau pun Mat Iraq gatal mulut hendak bercakap soal tidak mahukan orang luar, tetapi tidak seharusnya Nik Aziz turut ‘gelenyer’ untuk mengulas. Kerana setiap apa yang diulas dan diucapkan Nik Aziz nanti ia akan menjadi isu kerana kata-katanya sangat berbiasa. Dalam hal ini lebih baik Nik Aziz memikirkan soal diri sendirinya dan tidak usahlah bercakap soal yang dibangkitkan Mat Iraq itu atau soal-soal diluar dirinya.

Yang perlu dipertimbangkan Nik Aziz kini ialah samada ada Husam Musa, Ahmad Yaacob atau pun Mohd Amar Abdullah menjadi MB. Beliau kena selesaikan ini dahulu sebelum cuba menimbangkan mengenai terima atau tolak calon luar. Kalaupun orang luar tidak bertanding di Kelantan dan isu siapa MB ini tidak selesai, ia dikira akan mendatangkan masalah kepada Kelantan. Makanya berikan keutamaan kepada masalah yang utama dulu.

Nik Aziz sendiri tidak payah berdolak dalih dan sayangkan kerusi lagi untuk melepaskan jawatan atau melakukan peralihan kausa dengan baik demi masa depan Pas. Masa tidak menanti terlalu lama untuk Nik Aziz berbuat demikian.Alasan bimbang Pas akan berpecah kalau beliau serahkan jawatan kepada orang lain tidak timbul. Sesiapa juga yang diberikan kepercayaan oleh Nik Aziz orang itu akan dihormati dan diterima sebagai ketua. Selagi mereka jujur, ikhlas dan menunjukkan perhatian tinggi kepada perjuangan orang itu akan diterima sebagai khalifah di Kelantan.Misalnya spekulasi Pas Kelantan akan berpecah dan hancur kalau diberikan kepada Husam ia bukan mutlak. Ini hanya persepsi saja dan permainan pihak musuh. Saya percaya kalau Husam diberikan kuasa dan dilantik menjadi MB tidak ada siapa yang tergamak mencabarnya. Sebab perlantikan itu sebagai amanah. Orang yang mencabar atau sengaja menimbulkan masalah kepada pemimpin adalah mereka yang tidak amanah. Orang Pas tidak tahu menderhaka kepada pemimpin. Mereka akan menyokong dan berkorban hatta siapa saja yang dipilih secara sah menjadi pemimpin. Hakikat ini seharusnya disedari Nik Aziz dan dijadikan senjata untuk beliau menolak pelbagai teori dan fatwa karut yang disampaikan kepadanya.

Demikian juga kalau diserahkan kepada Ahmad Yaaob, Mohd Amar atau sesiapa saja. Ahli Pas sedia mendokongnya. Cuma jangan saja diserahkan kepada mereka yang jelas tidak berkupayaan dan tidak mempunyai track record dalam kepimpinan, seperti Abdul Fatah Haron, Ustaz Abdul Halim (To Uban) dan lain-lainnya. Melampaulah bagi orang Pas kalau bersedia untuk menyokong pak pandir atau pak dogol sebagai pemimpin!

Apa yang hendak ditegaskan di sini kebimbangan yang mungkin bersarang di dada Nik Aziz itu, kononnya orang tidak akan sokong calon pilihannya dan menyebabkan Pas akan berpecah, hanya ilusi beliau saja. Atau ianya satu momokkan untuk melihat Pas kekal seperti hari ini di mana ia memudahkan musuh menganyang Pas. Selagi Nik Aziz beristiqamah dengan ilusi itu maka gembiralan musuh.Perkara inilah yang seharusnya dilihat dan diusahakan oleh Mat Daud Iraq, menyakinkan Tok Guru untuk berundur dan bukannya membawa isu relevan atau tidak orang luar bertanding di Kelantan. Masa dan waktu Mat Iraq menimbulkan isu tidak kena. Ia seumpama orang tolol tidak tahu membaca waktu. Cara Mat Iraq itu samalah dengan sikap orang yang berbicara soal babi, tetapi Mat Daud berbicara soal badak; orang rebus ubi Mat Daud tak dak (ubi).

Hari ini terdapat empat wakil rakyat Kelantan - semuanya ahli parlimen dari luar. Mereka ialah Nasarudin Mat Isa (Bachok) Dr Mohd Hatta Ramli (Kuala Krai), Sallahuddin Ayub (Kubang Kerian) dan Saifuddin Nasution Ismail (Machang). Kecuali Saifuddin tiga mereka itu mewakili Pas dan merupakan pemimpin tertinggi.

Sallahuddin ialah naib presiden Pas, Dr Hatta, bendahari manakala Nasaurddin, timbalan presiden Pas. Sementara Saifuddin pula pengarah pilihan raya dan strategi Keadilan. Apabila hanya mereka yang merupakan calon dari luar maka tentulah sasaran dalam isu itu kepada mereka.

Apakah hambatan bagi Mat Daud dan Nik Aziz berhubung calon luar ini? Perbicaraan mengenainya rasa tidak sesuai. Dalam konteks Pas kini menjadi parti nasional dan global, dan baru selesai melangsungkan konvensyen Pakatan Rakyat, seharusnya Mat Iraq dan Nik Aziz sendiri tidak terkapit dengan sikap kedaerahan. Apa bezanya orang luar dengan anak tempatan. Anihnya dalam sesuatu hal Nik Aziz jauh ke angkasa tetapi dalam soal calon ini beliau kembali bertapa di lubang tempayang politiknya.

Yang perlu ditinjau di sini ialah pencapaian dan peranan mereka sebagai anggota Parlimen. Jangan beza dan pisahkan sempadan pensyariatan mereka. Perhatikan apakah yang mereka lakukan di Parlimen. Sehingga ini pada saya kehadalan mereka berempat di Parlimen tidak terkalah. Mereka malahan lebih aktif dan responsif mengenai isu-isu yang timbul berbanding dengan ahli Parlimen lokal sendiri.Cubalah tengok handsard Parlimen siapa yang banyak bercakap, membawa suara rakyat, mencambahkan idea dan isu dalam membangkitkan kepentingan rakyat di Parlimen, isu ketidakadilan, royalti petroleum dan sebagainya. Apakah Wan Rahim Abdullah (Kota Bharu), Abdul Halim Abdul Rahman (Pengkalan Chpa), Muhammad Hussin (Pasir Putih), Abdul Aziz Kader (Ketereh), Zailah Mohd Yusuf (Rantau Panjang) ataupun Sallahuddin Ayub (Kubang Kerian), Hatta Ramli (Kuala Krai) Nasarudin Mat Isa (Bachok) atau Saifuddin Nasution (Machang).Kita kena ukur dengan akal bukannya ukur dengan sentimen dan semangat kedaerahan yang bolos kerana ia tidak akan membawa kita ke mana. Kalaupun wakil rakyat itu anak tempatan tetapi tidak menunjukkan prestasi dan pencapaian KPI yang baik ia tidak memberi apa-apa kebaikan dan keuntungan kepada Pas dan rakyat. Bahkan mereka ini perlu ditukar dengan orang luar yang berketrampilan.

Mungkin kalau menuntut anak tempatan untuk kerusi DUN ada benarnya. Sebabnya kemenangan DUN panting untuk membolehkan Pas menguasai negeri. Lagipun menurut perlembagaan tubuh Kerajaan Kelantan hanya anak Kelantan saja boleh menjadi MB.

Adalah diharap isu-isu soal calon luar dan calon tempatan ini tidak ditimbulkan lagi apa lagi dalaam saat Pas sedang menuju era perubahan ke arah memerintah Malaysia. Sesiapa pun boleh menjadi pemimpin di mana saja selagi dia layak dan beriman dan bertakwa. Kalau dilihat kepada sejarah Islam, penguasaan empayar Islam di seluruh dunia leih 1500 tahun dulu bukannya dicapai oleh anak tempatan tetapi oleh pemimpin luar yang beriman dan bertakwa.

http://msomelayu.blogspot.com/

Pemandu bas ekspres korban 10 nyawa akui ‘terlelap’


IPOH, Dis 26: Pemandu bas dua tingkat Sani Express yang terbabas dan melanggar pembahagi jalan di KM272.8 Lebuh Raya Utara-Selatan arah utara awal hari ini yang mengakibatkan 10 penumpang maut manakala dua lagi cedera, mengaku ‘terlelap’ sebelum kejadian.

Ketua Trafik Ipoh DSP Mohd Rodzi Rejab berkata siasatan awal polis mendapati pemandu berkenaan merancang untuk bertukar giliran memandu dengan pembantunya sebaik tiba di kawasan Rehat & Rawat Sungai Perak dekat sini.

“Ujian alkohol dan dadah yang dijalankan ke atas pemandu berusia 38 tahun itu didapati negatif,” katanya kepada pemberita di sini.

Beliau berkata pemandu berkenaan direman sehingga Rabu ini bagi membantu siasatan yang dibuat mengikut Seksyen 41 (1) Akta Pengangkutan Jalan 1987.

Mohd Rodzi berkata bas ekspres tersebut tidak mempunyai rekod kesalahan trafik namun beliau enggan menyatakan rekod pemandu yang ditahan itu.

Sementara itu, Menteri Besar Perak Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir meminta kerajaan pusat mempertimbangkan agar tidak membenarkan lagi bas ekspres beroperasi pada waktu malam.

Beliau berkata sekiranya langkah itu mampu melindungi nyawa pengguna perkhidmatan berkenaan maka ia amat wajar sekali dipertimbangkan.

“Nyawa orang ramai adalah yang paling utama,” katanya kepada pemberita selepas menemui dan menyampaikan sumbangan peribadi kepada anggota keluarga mangsa nahas berkenaan di luar Rumah Mayat Hospital Raja Permaisuri Bainun di

sini hari ini.

Dalam pada itu, Menteri Pengangkutan Datuk Seri Ong Tee Keat hari merakamkan rasa dukacita berhubung kehilangan nyawa dan kecederaan

dalam kemalangan tragik itu.

Menurut kenyataan yang dikeluarkan oleh pejabat Menteri Pengangkutan di sini, Ong yang kini berada di luar negara, telah pun dimaklumkan mengenai kemalangan itu dan beliau mengucap takziah kepada keluarga yang kehilangan orang

tersayang dalam tragedi itu.

Ong yang juga Presiden MCA, mengarahkan MCA Perak supaya menghulurkan apa jua bantuan segera yang diperlukan oleh mangsa.

Beliau turut mengarahkan para pegawai dari Jabatan Pengangkutan Jalan, Jabatan Keselamatan Jalan Raya (JKJR) dan Institut Kemalangan Jalan Raya Malaysia (Miros) supaya segera menyiasat punca kemalangan itu dan memaklumkan

kepada beliau mengenai keputusan siasatan.

Kenyataan itu turut menyebut bahawa JKJR telah pun mencadangkan kepada Lembaga Pelesenan Kenderaan Perdagangan (LPKP) di bawah Jabatan Perdana Menteri supaya menggantung keseluruhan perkhidmatan bas syarikat yang terbabit dalam kemalangan itu sementara menunggu siasatan selesai.

Jabatan itu turut mencadangkan penubuhan sebuah badan siasatan yang diketuai oleh Pengerusi LPKP Datuk Halimah Mohamed Sadique, sejajar dengan prosedur standard apabila berlakunya kemalangan besar.

Kementerian akan bekerjasama rapat dengan agensi berkaitan yang lain untuk menyiasat kemalangan itu, kata kenyataan berkenaan.

-Bernama-

Ketua Polis Selangor Dicabar Letak Jawatan


DAP Pulau Pinang menyifatkan "polis begitu tergesa-gesa" untuk membuat laporan, sekali gus mahu menyiasat Ketua Menteri Pulau Pinang Lim Guan Eng (gambar) kononnya beliau telah mengeluarkan kenyataan berunsur hasutan, Sabtu lalu.

"Mengapa polis begitu tergesa-gesa untuk membuat laporan polis terhadap Lim Guan Eng? "Jikalau apa yang dinyatakan oleh Lim sememangnya berbaur hasutan, takkanlah kita perlu menunggu giliran pihak polis untuk membuat laporan sendiri supaya siasatan polis boleh dilakukan ke atas Lim?' kata setiausaha publisiti DAP Pulau Pinang Ng Wei Aik dalam satu kenyataan dikeluarkan hari ini.

Lim yang juga setiausaha agung DAP didakwa mengeluarkan kenyataan berunsur hasutan dengan mendakwa Teoh Beng Hock, bekas setiausaha politik Exco Kerajaan Negeri Selangor, "dibunuh" ketika berucap pada konvensyen sulung Pakatan Rakyat di Shah Alam.

Ng berkata perkembangan itu menunjukkan pihak polis telah membelakangi profesionalisme mereka sehingga terpasa membuat "laporan sendiri, membuat tafsiran sendiri serta menjalankan siasatan sendiri tanpa pihak-pihak lain yang membuat laporan polis terhadap Lim."

Sehubungan itu tegas Ng,
pihaknya ingin mencabar Ketua Polis Selangor Datuk Khalid Abu Bakar supaya meletak jawatan serta-merta untuk memasuki politik dan bukan sekadar melaksanakan agenda-agenda politik yang digariskan oleh pihak atasannya dengan pandai-pandai menggunakan kuasa sebagai seorang ketua polis negeri.

"Datuk Khalid Abu Bakar berkata bahawa tiada mana-mana pihak yang dibenarkan untuk mengeluarkan kenyataan yang tidak berasas. "Namun demikian, ini juga bukan tanggungjawab polis untuk membuat tafsiran sendiri bagi mengenal pasti sama ada kenyataan Lim berasas sebelum inkues yang diketuai oleh seorang koroner dapat membuat kesimpulannya terhadap kes kematian Teoh Beng Hock," katanya.

Inkues mencari punca kematian Teoh itu akan disambung awal bulan depan.

Ng juga mendakwa pihak polis hanya berminat untuk mengambil tindakan terhadap pemimpin-pemimpin bukan Barisan Nasional (BN), bukannya pemimpin-pemimpin BN seperti Datuk Ahmad Ismail, bekas Ketua Umno Bahagian Bukit Bendera yang telah melabelkan kaum-kaum tertentu sebagai “pendatang” ke negara ini.

"Sebagai salah seorang pengadu yang membuat laporan polis terhadap Datuk Ahmad Ismail, saya pernah menghantar surat bertarikh 1 Mac 2009 kepada Peguam Negara supaya dimaklumkan perkembangan kes tersebut.

"Namun, tiada sebarang jawapan diberikan sehingga hari ini," katanya.

Sehubungan itu Ng menambah DAP Pulau Pinang dan seluruh pemimpin dan ahli parti itu akan memberi sokongan kuat terhadap Lim supaya tidak tunduk terhadap "kuasa-kuasa yang jahat."

"Meskipun pihak polis dapat menutup mulut Lim dengan siasatan di bawah Akta Hasutan, namun mulut-mulut bagi seluruh rakyat yang mengejar keadilan tidak mungkin dapat ditutup oleh tindakan polis tersebut," katanya.
-Malaysian Insider-

Budak "Serigala Jadian" Rayu Doktor Cari Ubat


Pruthviraj Patil ialah salah seorang daripada 50 penghidap hypertrichosis atau lebih dikenali sebagai Sindrom Serigala Jadian di seluruh dunia. -Foto thatsweird.net

SEORANG budak "serigala jadian" yang berusaha sedaya upaya mencari ubat untuk merawat keadaannya membingungkan pakar-pakar perubatan.

Pruthviraj Patil adalah salah seorang daripada 50 penghidap hypertrichosis yang juga dikenali sebagai Sindrom Serigala Jadian.

Ekoran itu, wajah dan badannya diliputi bulu-bulu yang tebal dan berserabut.

Cuma tapak tangan dan tapak kakinya tidak ditumbuhi bulu-bulu.

Pruthviraj berharap doktor-doktor dapat mencari penawar untuk penyakit ganjilnya itu.

Dia yang dilahirkan di daerah Sangli, berdekatan Bombey, India tidak pernah meninggalkan kampungnya kerana takut dicemuh oleh orang yang tidak dikenali.

Pruthviraj adalah anak kepada seorang petani yang berjaya.

Ibu bapanya telah mencuba pelbagai jenis rawatan ke atasnya tetapi gagal.

Pruthviraj tidak ingin menjadi "serigala jadian" dan merayu para doktor membantunya mencari ubat penawar.

Antaranya, homeopati, rawatan tradisional ala-Ayurveda dan pembedahan laser.

Dipercayai keadaan genetik itu berpunca daripada satu kecacatan semasa ibunya mengandung.

"Kenapa Tuhan lakukan ini terhadap kami," kata ibunya, Anita yang berusia 32 tahun.

"Dia kelihatan janggal dan ke mana sahaja dia pergi, orang ramai akan berpusu-pusu melihatnya."

Pakar pedah plastik Vinay Saoji memeriksa budak malang itu dan mengesahkan keadaan itu jarang sekali berlaku.

"Bulu yang tumbuh bertompok-tompok pada tubuh biasa berlaku. Ia juga dikenali sebagai 'Hairy nexus' atau 'hirsurism'. Bagaimanapun, bulu yang tumbuh di seluruh badan jarang berlaku," tambahnya.

Pruthviraj beria-ia menanggalkan bulu-bulu itu tetapi ia tetap tumbuh semula waima menggunakan rawatan laser sekali pun.

Para doktor hilang ikhtiar untuk membantunya.

Ketika pergi ke sekolah, Pruthviraj berkata, dia dibuli dan kanak-kanak lain mengetawakannya.

Bagaimanapun, mereka kini memahami situasinya dan melayannya seperti budak normal yang lain.

Dia merayu para doktor membantunya mencari ubat penawar.

Pruthviraj tidak ingin menjadi "serigala jadian".

-mstar.com-

Inikah Idola Remaja, 3.15 pagi masih berlibur?

Berikutan penahanan seorang pelakon dan pengacara lelaki berusia 28 tahun pada awal pagi tadi, timbul desas-desus mengatakan artis terbabit adalah Awal Ashaari.

Menurut sumber yang berada di tempat kejadian, Awal disahkan antara 21 orang yang ditahan dalam serbuan di pusat hiburan tanpa lesen di bumbung sebuah pusat beli-belah di Jalan Bukit Bintang di sini.

Artis itu ditahan kerana enggan menjalani ujian air kencing dalam serbuan pukul 3.15 pagi itu.

Difahamkan, pelakon Scha Al-Yahya dan Juliana Evans turut berada di pusat hiburan berkenaan. Namun mereka dibebaskan setelah ujian air kencing yang dijalankan didapati negatif.

Bagaimanapun Pengurus Awal, Azlina Merican yang dihubungi berkata, dia amat terkejut dengan berita itu dan menafikan sekeras-kerasnya Awal terbabit dengan kes tersebut.

“Saya terkejut dengan berita itu. Saya pun baru dimaklumkan oleh seorang teman sebentar tadi namun berita ini tidak berasas sama sekali.

“Apa yang saya boleh katakan, artis itu memang bukan Awal,” katanya.

Sementara itu, Timbalan Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik Kuala Lumpur, Supritendan Sharifah Hawariah Syed Idrus ketika dihubungi enggan mengesahkan perkara tersebut namun tidak menafikan bahawa Awal terbabit dalam serbuan itu.

Usaha untuk menghubungi Awal, Scha dan Juliana bagaimanapun menemui jalan buntu apabila mereka tidak menjawab panggilan.

Selain mereka bertiga, dua lagi artis lelaki, kedua-duanya berumur 40-an, dibebaskan selepas ujian air kencing mereka didapati negatif dadah dalam serbuan.

Terdahulu, Sharifah Hawariah berkata, pusat hiburan yang terletak di tingkat lapan itu didapati beroperasi tanpa lesen sejak lebih enam bulan lalu pada setiap malam sehingga pukul 6 pagi.

Beliau berkata, kesemua mereka yang ditahan dibawa ke Ibu Pejabat Polis Kuala Lumpur manakala mereka yang didapati positif dadah disiasat di bawah Seksyen 15 (1)9(a) Akta Dadah Berbahaya 1950.

Bagaimanapun, Awal kemudiannya dibebaskan setelah hasil ujian kencing didapati negatif. -Mstar

http://www.sabahdaily.com

KM Banggi Kapal Pemantau Atau Pusat Pelacuran?

Hafiz Jamail
WALAUPUN diselubungi dengan masalah kerendahan moral dan ketirisan kecekapan anggota, Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) yang difaraidkan Kapal Perang Dunia Kedua masih mahu menunjukkan ‘taring tumpul’ dengan membawa wartawan Sabah ‘belayar sambil menunjukkan aksi’ kehebatan mereka sebagai Penanda Aras Penguasaan global Wilayah Maritim di Malaysia.

Wartawan yang dibuai keseronokan kerana berpeluang melancong dengan KM Banggi tidak menyedari ‘agenda di sebalik enigma’ APMM yang semakin karam dengan pelbagai masalah dalaman seperti rasuah dan salahgunakuasa yang menjerut imej Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin setelah Perdana Menteri disanggah dengan kes kehilangan engine jet ketika menjadi Menteri Pertahanan.

Ketua Penguatkuasa APMM, Laksamana Pertama Kapten Mohd Taha dan Pengarah Operasi Wilayah Kapten Amir Azhua, tanpa sedar telah menyalahgunakuasa membazirkan wang awam semata-mata untuk membina hijab yang menghalang wartawan menghidu kejalangan yang mereka lakukan selama ini.

APMM yang mempunyai cita-cita menggunung tetapi dikekang anggota kurang kekompetensi kerana tidak mempunyai komitmen dan kekurangan semangat patriotik disebabkan sudah berkarat jiwa ketika berkhidmat dengan TLDM sebelum ‘dijual’ kepada APMM secara borong atau lambak.

Bagaikan membenamkan paku ke leher Pontianak, laporan Sabahkini.net membuktikan bahawa hampir semua pegawai yang tidak berdisiplin diwariskan kepada APMM menanam sikap buruk dan amalan keji yang membudayakan rasuah dan gejala songsang di dalam kapal yang menghirup wang rakyat.

Lt Madya Mohd Khair Baharom dan Bintara Muda Tadza adalah dua contoh personel berlainan pangkat dalam APMM tetapi daripada spesis yang sama kerana mempunyai ‘dua personaliti’; sebagai pegawai awam di suatu masa dan sebagai pengedar dan penagih dadah dalam masa yang sama.

Memandangkan dua personel ini telah dicekup Anti Narkotik PDRM dan demi untuk ‘cover-up’ isu yang boleh mencemar imej Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin yang dipertanggung jawab menjaga agensi penguatkuasa ini, maka APMM Sabah bukan sahaja memindahkan dua fail sulit personel ini ke Putrajaya, malah menukarkan mereka jauh daripada Sabah untuk menutup mulut dan memadam bukti yang ada pada mereka.

Bintara Muda Tadza Mustafa misalnya adalah ‘harta yang paling bernilai’ bagi Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) jika mereka ingin membongkar Skandal Seks, rasuah dan salahgunakuasa dalam APMM yang melibatkan hampir tiga perempat personel APMM.

Tadza tahu siapa yang terlibat melanggan ‘GRO’ dan membawa ‘Bohsia’ masuk ke dalam Kapal KM Banggi semasa penyelenggaraan yang menelan belanja RM25 juta di Pangkalan Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) di Teluk Sepanggar.

Tadza juga tahu kenapa Pegawai Komander KM Banggi, Vincent Rajamoney ditukar ke Putrajaya serta merta dan kenapa isteri Bintara Muda Tarmizi datang berjumpa suaminya di KM Banggi kerana Tarmizi berkahwin mengejut dengan seorang GRO yang selama ini melayan Tarmizi di atas kapal APMM berkenaan.

Ketika KM Banggi diselenggara di Kota Kinabalu, hampir kesemua personel kapal berkenaan asyik berseronok dengan pelacur atau GRO sehingga tiada pegawai yang menjaga kerja-kerja penyelenggaraan; namun Tadza adalah Kunci yang menyimpan rahsia semua kejalangan yang dilakukan oleh Pegawai APMM di atas Kapal Banggi secara tepat.

Akibatnya, seorang Pegawai kontrak APMM yang selama ini jujur seperti Tarmizi sanggup berlaku curang di belakang isteri dan terjebak dengan cinta tiga segi dan pelbagai kegiatan jenayah lain yang mencemar maruahnya.

Mungkin wartawan dan rakyat kebanyakan tidak mengetahui kos sebenar perbelanjaan KM Banggi bagi setiap pelayaran; apatah lagi ianya terlalu mahal kerana mempunyai 72 krew dan menggunakan minyak lebih RM100,000, tidak termasuk bekalan makanan RM15,000 bagi setiap pelayaran yang dilakukan dalam tempoh dua minggu sekali.

KM Banggi yang dipatenkan atau diwar-warkan sebagai kapal tercanggih APMM hanya gah pada nama, namun apabila rapat ke jeti akan bertukar menjadi Pusat Pelacuran kerana Bintara Muda Tadza Mustafa membawa pelacur untuk memuaskan nafsu anak-anak kapal; menjadi Pusat Perjudian, Pusat Arak dan Penagihan Dadah tanpa kawalan.

Menurut sumber dalaman KM Banggi, Tadza sering membawa antara sepuluh hingga dua puluh lima orang pelacur untuk memuaskan nafsu anak kapal KM Banggi secara ‘bergotong royong’ terutama yang mengalami penagihan syabu dan memerlukan wanita untuk melampiaskan gian mereka seminggu selepas mengambil syabu.

Walaupun Tadza mengalami masalah ‘Facial Paralysis’ akibat pengambilan syabu secara berlebihan, namun beliau tidak pernah diarah untuk menjalani ujian air kencing kerana menjadi saksi mata kepada segala kejalangan yang berlaku di atas Kapal KM Banggi.

Sewajarnya Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) menjadikan Tadza sebagai saksi utama untuk membongkar segala Skandal Rasuah terutama penyeludupan minyak diesel melalui KM Berani dan KM Ikhlas kerana Tadza terlalu penakut walaupun bertubuh besar dan mudah memberikan bukti jika tertekan kerana gian dadah. Sebagai ‘Mat Gian’ Tadza sanggup menjual kawan untuk menyelamatkan dirinya.

“Dia dan Khair mengetahui segala-galanya dan menjadi saksi mata kepada kejalangan yang dilakukan oleh pasukan APMM, terutama kes penyeludupan minyak diesel. Pasal itu dia ditukar segera ke APMM Langkawi dan Khiar ke Kuala Perlis bagi menutup kes Syabu yang dilakukan Khair,” ujar ‘Deep Throat’ APMM di Kota Kinabalu yang bimbang kedua saksi mata ini akan dilenyapkan bagi melupuskan bukti.

Dalam pada itu, mesyuarat pegawai APMM Sabah di Kota Kinabalu baru-baru ini menemui jalan buntu untuk menyelesaikan isu yang dilaporkan Sabahkini.net kerana tidak ada pegawai yang berani mengesyorkan sesuatu. Kesemua pegawai yang menghadiri mesyuarat berkenaan melahirkan kebimbangan akan berlaku rombakan dalam APMM kerana isu dadah, pelacuran dan penyeludupan minyak diesel yang disifatkan telah mencemarkan imej APMM.

Menurut ‘Deep Throat’ APMM lagi, Pengarah Pentadbiran APMM Sabah, Nurlianeh yang sudah mendapat bayangan akan ditukarkan segera ke Semenanjung Malaysia, cuba menggunakan beberapa wartawan dan kabel yang dipercayai untuk berunding dan menyelesaikan isu ini secara saksama dengan Editor Sabahkini.net bagi membersihkan namanya kerana bimbang jika mengheret Sabahkini.net ke mahkamah akan menyerlahkan apa yang disorok selama ini.

Lebih melucukan, Pengarah APMM Sabah, telah menyalahguna kuasanya membawa wartawan belayar dengan kapal APMM untuk membuktikan kehebatan APMM yang menggunakan kapal perang dunia kedua dan dakwaan Sabahkini.net meleset.

Namun amat menghairankan kenapa wartawan tidak di bawa ke Kapal KM Berani dan KM Ikhlas yang didakwa menyeludup minyak diesel milik APMM dan hanya menggunakan KM Banggi yang sebelum ini menjadi Agen Penyeludupan Syabu dan Pusat Pelacuran?.

Sementara itu, Editor Sabahkini.net yang berbulan madu di Langkawi melaporkan beberapa kelibat anggota APMM dan Risik APMM sedang memperhatikan gerak-gerinya dan terpaksa memendekkan percutiannya setelah merasa terganggu dengan kehadiran ramai pegawai APMM yang mengambil gambar daripada jauh dan sentiasa mengekorinya.

Seorang anggota APMM yang bertubuh gempal dipercayai Tadza sedang memeriksa semua Chalet dan hotel untuk mengesan jejak Editor Sabahkini.net di Langkawi, namun gagal mengesan Editor Sabahkini.net yang dihubunginya baru-baru ini yang terpaksa bermalam di dalam bot laju sebelum berangkat ke suatu arah yang belum diketahui.

Bagaimanapun, dipercayai Editor berkenaan masih berada di Langkawi dan sedang menjalankan siasatan latar belakang Tadza dan Khair yang dipercayai berada di Kuala Lumpur kerana ingin membongkar enigma yang selama ini disimpan rapi APMM.

Wartawan Sabahkini.net akan terus membongkar Skandal APMM sehingga SPRM menjalankan siasatan rapi dan mengheret mereka yang terlibat ke muka pengadilan sebagaimana kejayaan beberapa siri pembongkaran sebelum ini.

sabahkini

Raja Petra guna pasport negara jiran?


PETALING JAYA, Dis 26: Laporan akhbar menyebut pengendali laman web propembangkang Malaysia Today, Raja Petra Raja Kamaruddin kemungkinan menggunakan pasport negara lain untuk memasuki Britain.

Utusan Malaysia melaporkan persoalan itu bukan sahaja menjadi ‘satu misteri’ yang tidak terjawab hingga hari ini tetapi turut menimbulkan kemusykilan Jabatan Imigresen negara ini.

Ini kerana Jabatan Imigresen sehingga hari ini tidak mempunyai rekod ‘keluar masuk’ pengendali laman web itu di negara ini sejak sekian lama serta pergerakan beliau di negara-negara lain.

Ekoran ketiadaan rekod ‘keluar masuk’ itu, Raja Petra dianggap masih berada di negara ini dan tidak pernah melawat negara-negara lain.

Ketua Pengarah Imigresen, Abdul Rahman Othman yang dipetik mengakui pihaknya tidak mempunyai catatan rekod perjalanan Raja Petra .

Beliau berkata, semakan telah dibuat di semua pintu masuk negara ini sama ada melalui jalan darat atau udara.

‘‘Saya hanya boleh mengesahkan bahawa sehingga hari ini tidak ada rekod keluar masuk Raja Petra melalui Jabatan Imigresen sejak sekian lama,’’ kata laporan itu.

Laporan itu menyebut Raja Petra dikatakan menggunakan pasport negara jiran untuk melarikan diri dari negara ini.

Pasport tersebut didakwa boleh dibeli melalui ‘orang tengah’ yang sering berurusan dengan negara berkenaan dan merupakan pasport yang tulen di negara tersebut.

Jelasnya, jika Raja Petra menggunakan pasport negara lain, dia boleh membolosi pintu keluar negara ini pada bila-bila masa sahaja.

‘‘Pasport yang mungkin mengandungi identiti baru Raja Petra itu boleh digunakan di mana-mana negara lain kerana ia bukan palsu,’’ ujarnya. Ahad lalu, Mingguan Malaysia melaporkan Raja Petra kini dipercayai bersembunyi di Apartment Trinity Court di Gloucester Bayswater, London.

-themalaysianinsider-

Hasan Ali nafi keluar Pakatan, jadi Adun Bebas

G Manimaran

PETALING JAYA, Dis 26: Pesuruhjaya PAS Selangor Datuk Dr Hasan Ali menyangkal spekulasi yang beliau telah memutuskan untuk keluar Pakatan Rakyat (PR) negeri, sekali gus akan bertindak sebagai wakil rakyat bebas di Dewan Undangan Negeri (DUN).

Hasan, yang juga Exco Kerajaan Negeri menegaskan beliau dan PAS Selangor akan tetap bersama PR untuk meneruskan kerajaan negeri, pimpinan Menteri Besar Tan Sri Khalid Ibrahim dari PKR, yang dibentuk selepas pilihan raya umum Mac 2008.

"Itu (khabar angin) tidak benar... itu adalah maklumat jahat untuk merosakkan nama saya. Saya tidak ada niat semacam itu (untuk keluar Pakatan dan bertindak sebagai Adun Bebas)," kata Hasan kepada The Malaysian Insider ketika dihubungi pagi ini. Hasan menegaskan pihaknya akan kekal dalam PR dengan memerlukan barisan wakil rakyat berkualiti yang "tidak akan melompat ke mana-mana parti yang lain."

PR Selangor terdiri daripada PAS, PKR dan DAP.

Sambil merujuk kepada situasi yang pernah dilalui PAS Kelantan, Hasan yang merupakan Adun Gombak Setia menambah, "walaupun di Kelantan PAS hanya pernah mempunyai majoriti satu kerusi tetapi berupaya mempertahankan kerajaan negeri, walaupun salah seorang wakil rakyatnya secara terus-menerus dipujuk, tetapi mereka kekal bersama."

"Ini merupakan prinsip berkualiti yang ada pada mereka. Jadi, kami pun mahukan wakil rakyat yang berkualiti macam itu.

"Sepanjang satu setengah tahun kami memerintah Selangor, kami sudah membuktikan satu kerajaan yang bersih, dan kami mahu mengekalkannya," kata Hasan yang merupakan exco yang bertanggungjawab kepada portfolio agama.

Desas-desus itu disebarkan sehari selepas jawatankuasa disiplin mengadakan mesyuarat untuk menyiasat Hasan dan bekas timbalannya Khalid Samad.

Jawatankuasa disiplin yang mendapati adanya kes kukuh terhadap mereka akan memanggil Khalid iaitu Yang Dipertua PAS Shah Alam dan Hasan pada 7 dan 9 Jan ini.

Desas-desus menyebut Hasan sudah dijatuhkan hukuman digantung daripada semua jawatan parti selama dua penggal. Ia disebarkan sejak awal pagi Khamis iaitu beberapa jam selepas jawatankuasa disiplin PAS yang dipengerusikan oleh naib presidenya Datuk Tuan Ibrahim Tuan Man bermesyuarat.

Dalam reaksi kepada The Malaysian Insider, Hasan juga menafikan satu perhimpunan akan diadakan di pekarangan Pejabat PAS Selangor, Shah Alam untuk menyerahkan memorandum menjalin kerjasama dengan Umno negeri itu.

"Tidak, tidak ada sebarang majlis seumpama itu di PAS Selangor esok. Saya sebagai Pesuruhjaya PAS Selangor, jika ada majlis sedemikian sudah pasti saya tahu... tidak ada majlis macam itu," katanya.

Laporan Harakah Daily hari ini yang memetik kiriman SMS berkata perhimpunan itu akan diadakan di pekarangan pejabat Perhubungan PAS Selangor, Shah Alam esok.

Sempena perhimpunan itu, menurut SMS tersebut, satu memorandum akan diserahkan, yang bakal diterima sendiri oleh Hasan.

"Datanglah beramai-ramai demi kepentingan Melayu...," tulis sms itu dipetik portal tersebut.

Harakah Daily mendakwa Umno mahu mengambil peluang dari masalah dalaman yang berlaku di Selangor sekarang untuk memecahkan PAS.

Mengenai keputusan jawatankuasa disiplin yang akan memanggil beliau untuk memberi keterangan susulan, Hasan berkata, beliau bersedia untuk memberi kerjasama sebaik mungkin.

"Saya sedia untuk memberikan kerjasama penuh, memberi keterangan yang diperlukan oleh jawatankuasa disiplin.

"Bagaimanapun sehingga kini saya belum menerima apa-apa makluman daripada jawatankuasa disiplin, saya tak dengar apa-apa," katanya.

-themalaysianinsider-

Hassan Ali, Jangan Terima Memorandum Itu

Zolkharnain Abidin

Satu memorandum mendesak PAS Selangor keluar daripada Pakatan Rakyat akan diserahkan dan bakal diterima oleh Hassan Ali, Pesuruhjaya PAS Selangor . (Baca Harakahdaily)

Difahamkan, perhimpunan itu digerakkan oleh Umno atas nama kepentingan Melayu.Tidak menghairankan sangat jika perhimpunan itu dianjurkan oleh Umno. Parti itu memang sawan jika PAS mampu bekerjasama erat dengan DAP dan PKR.

Cuma, kalau perhimpunan itu dianjurkan oleh orang PAS sendiri, atau mana-mana parti komponen Pakatan Rakyat, ini adalah masalah besar yang wajib dirungkai segera.

Katakan, memang benar Umno yang menganjurkannya, apa sikap PAS Selangor terutama Hassan Ali?

Ini adalah perangkap, mangsa mereka adalah Hassan. Silap haribulan Hasan masuk perangkap ini. Hassan mesti menunjukkan ketegasannya. Persetiaan PR wajib dipertahankan. Jangan melakukan sebarang tindakan yang boleh menimbulkan keraguan parti-parti sahabat bahawa agenda yang diriuhrendahkan sebelum ini masih belum mati sepenuhnya. Ini sangat penting.

Kepada Hassan, disarankan supaya jangan sama sekali menerima memorandum daripada penganjur perhimpunan itu. Biar siapa pun penganjur perhimpunan itu. Biarkan mereka melalak dan melalut.

Biarkan apa pun kata mereka. Lebih baik kita mengecewakan hanya beberapa orang yang bakal menyertai perhimpunan itu daripada kita mengecewakan jutaan rakyat yang meletakkan harapan kepada PR untuk mengganti BN.

Biar siapa pun penghantar memorandum itu, Hassan mesti tegas, jangan menerimanya. Kalau Hassan menerimanya, penganjur perhimpunan itu mendapat kemenangan awal.

Menerima memorandum itu dikira melanggar persetiaan PR kerana tujuan memorandum itu adalah jelas, mendesak PAS keluar daripada PR. Menerima memorandum itu boleh dikira mengkhianati persetiaan itu. Mengkhianati persetiaan tidak pernah diajar oleh agama.

Hassan tidak rugi apa-apa jika memorandum itu tidak diterimanya, bahkan itulah tindakan bijak untuk mengecewakan pengajur perhimpunan itu.

Pendirian ini adalah penting, jangan anggap remeh. Ini bukan masanya untuk melayan, menunjuk baik, melahirkan kemesraan, ‘open minded’, atau apa lagi…, terhadap mereka yang berniat jahat. Menerima memorandum desakan untuk keluar PR sama seperti menerima memorandum desakan supaya dibenarkan orang Islam tidak solat Subuh.

Meninggalkan solat Subuh dan mencabuli persetiaan tidak pernah diajar oleh agama. Menerima memorandum mengenai perkara itu dikira mengiktiraf bahawa desakan meninggalkan solat Subuh dan mencabul perjanjian adalah boleh atau dibenarkan untuk dibuat.

Meninggalkan solat Subuh tidak boleh, mengemukakan memorandum untuk membenarkan tidak solat pun tidak boleh, dan menerima memorandum itu pun tidak boleh.

Hal ini sama sahaja kedudukannya dengan memorandum mendesak PAS keluar daripada PR.

Hassan, jangan terima memorandum itu.

PAS Selangor : Ada Keperluan Persuruhjaya Baru?

al-brangi
Jawatankuasa disiplin PAS mengesahkan pihaknya sudah mengenal pasti adanya kes kukuh terhadap dua pemimpin PAS Selangor termasuk ketua negeri Datuk Dr Hasan Ali. [sumber.]

Pemimpin datang, pemimpin pergi. Jika mereka berdua didapati sabit kesalahan disiplin parti maka seorang Persuruhjaya baru terpaksa dilantik.

Presiden UMNO pernah berkata, Selangor merupakan nadi pentadbiran, nadi ekonomi, nadi pembangunan di Lembah Kelang dan secara tersiratnya ialah nadi kepada hayat UMNO, justeru itu Selangor perlu di'rampas' kembali.[sumber.]

Gerak-kerja ke arah itu sudah lama dihidu. Pentadbiran Pakatan Rakyat Selangor sentiasa digelodak. SPRM amat aktif di Selangor terutama ke atas pemimpin Pakatan Rakyat.

SPRM amat teliti apabila berhadapan dengan pembangkang Selangor (UMNO/BN) seperti memilih buah durian, hanya ditelek kulit, dihidu, diangkat, diletak, diangkat, diletak tapi tak jadi beli kerana terlalu 'mahal'.

Persuruhjaya baru hendaklah yang boleh diterima majoriti kawasan supaya senang menyelaraskan gerak-kerja parti. Walaupun perlantikan Persuruhjaya adalah hak 'prerogative' Presiden, untuk memudahkan percaturan ini, disyorkan setiap kawasan menghantar beberapa nama untuk pertimbangan Presiden.

PAS sebagai sebuah parti dalam Pakatan Rakyat ada kewajaran untuk melihat serta meneliti faktor 'ngam' sesama parti gabungan, dalam erti kata lain seorang yang disegani oleh parti gabungan dan parti musuh.

Untuk melicinkan serta melancarkan 'kerja-kerja' PRU13 akan datang, ketegasan adalah di antara ciri-ciri seorang Persuruhjaya, ada keperluan serta kewajaran untuk diambil kira oleh Presiden.

Ketegasan tidak semestinya jenis 'keras kepala' sehingga menutup segala pintu rundingan.

Mungkin terlalu awal membicarakan PRU13, tetapi biar berakit-rakit ke hulu, berenang-renang di tepian. Biar bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

http://al-brangi.blogspot.com

Hilang enjin, tubuh segera Suruhanjaya Diraja - Anwar

M Khaleel Kas
KUALA LUMPUR, 26 Dis:
Kerajaan digesa untuk menubuhkan dengan segera Suruhanjaya Diraja bagi menyiasat kehilangan dua buah enjin kapal terbang tempur F-5E milik Tentera Udara DiRaja Malaysia (TUDM).

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum PKR, Datuk Seri Anwar Ibrahim ketika mengulas mengenai isu tersebut di majlis jamuan Hi-Tea sempena Krismas anjuran The Mar Thoma Syrian Church of Malaysia di Kuala Lumpur semalam.

Menurut Anwar skandal kehilangan enjin pesawat merupakan suatu perkara yang sangat serius dan tidak sepatutnya dipandang ringan.

Sehubungan itu beliau dan parti-parti pembangkang menuntut penubuhan satu Suruhanjaya diRaja untuk menanganinya.

"Kita menuntut satu suruhanjaya diraja ditubuhkan segera untuk menyiasat skandal ini," tegasnya ketika ditanya wartawan.

Sebelum ini,Sasterawan Negara ke-10, Datuk Dr Anwar Ridhwan menyifatkan kehilangan enjin F-5E milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) sebagai tanda aras keruntuhan moral pimpinan negara ini.

Beliau melahirkan kekesalannya kerana perkara yang tidak pernah dibayangkan boleh berlaku sebelum ini seperti kehilangan enjin pesawat yang saiznya besar tetapi mudah pula untuk diseludup ke luar negara.

“Kalau sampai dua enjin pesawat pejuang boleh hilang yang ahli silap mata terkenal dunia seperti David Copperfield tidak boleh hilangkannya tetapi yang menjaga keselamatan negara boleh hilangkan, ini satu gambaran runtuhnya iklim moral yang besar.

“Kita bimbang jika tidak diberi kesedaran tentang perlunya menjaga iklim moral dan integriti di kalangan generasi muda, negara ini akan rosak dan runtuh,” tegas Dr Anwar lagi dalam majlis meraikan beliau sebagai Sasterawan Negara ke-10 oleh Lembaga Muzium Selangor dan Perbadanan Adat Melayu dan Warisan Negeri Selangor.

Sementara itu, Naib Presiden PAS, Dato' Mhafuz Omar pula persoalkan kredibiliti Polis DiRaja Malaysia (PDRM) di atas kegagalan agensi itu menyelesaikan siasatan berhubung kes kehilangan enjin jet pemintas F-5E seperti yang dilaporkan baru-baru ini.

Mahfuz yang ditemui selepas Majlis Sumbangan Peralatan Sekolah di Pejabat PAS Pokok Sena baru-baru ini berkata, beliau difahamkan laporan polis berhubung kejadian itu dibuat pada 4 Ogos 2008 yang lalu dan nota pemakluman kepada Jabatan Peguam Negara (AG) hanya dihantar pada Mei 2009.

"Persoalannya, kenapa PDRM perlu ambil masa yang terlalu lama untuk menyiasat insiden yang sebegini serius dan penting?

"Sembilan bulan bukannya tempoh yang singkat, itu pun masih tidak boleh selesai, perlu kepada lanjutan tempoh siasatan, ini yang meragukan dan rakyat persoalkan," katanya.

Menurut Mahfuz, kerajaan perlu menyatakan bentuk tindakan yang telah diambil terhadap syarikat yang memonopoli kerja-kerja penyelenggaraan enjin pesawat pejuang milik Tentera Udara DiRaja Malaysia (TUDM) iaitu AIROD SDN BHD.

"Kejadian enjin jet F-5E hilang itu dikatakan berlaku ketika dalam perjalanan dari pengkalan TUDM di Butterworth ke AIROD untuk diselenggarakan, sudah tentu ada kaitannya dengan syarikat itu," katanya.

Beliau turut mengulangi desakannya supaya ditubuhkan sebuah Jawatankuasa Siasatan peringkat Parlimen yang diyakini lebih bersifat terbuka, berintegeriti dan telus dalam usaha menjejaki mereka yang bertanggungjawab terhadap kejadian ini.

Mahfuz berkata, perletakan jawatan seorang pegawai berpangkat Briged Jeneral dan tindakan memberhentikan perkhidmatan 20 anggota lain yang dikatakan tiada kaitan dengan kes ini turut mengundang keraguan masyarakat yang melihat seolah-olah kerajaan cuba menyembunyikan sesuatu berkaitan dengan kes ini.

Ini sekaligus menolak kenyataan Perdana Menteri, Dato' Seri Mohd Najib Tun Abdul Razak yang berjanji tidak akan menyembunyikan siasatan kes dari pengetahuan umum.

Mahfuz menuntut Kementerian Pertahanan mengemukakan alasan ke atas tindakan memberhentikan kerja 20 anggota tersebut dan menyatakan alasan perletakan jawatan pegawai tinggi itu kepada masyarakat umum untuk mengembalikan keyakinan mereka.

"Kalau betul mereka terlibat, kerajaan perlu mengheret mereka ke mahkamah terbuka dan bukannya dakwa mereka di mahkamah tentera yang sudah tentu perbicaraannya tidak akan didedahkan kepada pengetahuan umum,"tegasnya.