"Ya Tuhanku ampunilah aku, rahmatilah aku,
perbaikilah aku, angkatlah darjatku, berilah aku rezeki, pimpinlah aku, afiatkanlah aku dan maafkanlah aku."
JANGAN GUNA GOOGLECHROME JIKA ADA GANGGUAN MALWARE


IKLAN Hubungi: gigitankerengga@gmail.com


IKLAN TEKS

IKLAN TEKS Cuma RM10 Sahaja Hubungi: gigitankerengga@gmail.com

Profesor Bulgaria Ini Masuk Islam Setelah Terjemahkan Al-Qur’an

Tranungkite
MuslimHebat.com - Seorang profesor asal Bulgaria akhirnya masuk Islam setelah ia mempelajari dan menerjemahkan Alquran kedalam bahasa Bulgaria. Profesor bernama Prof. Dr Svetan Teofanov ini awalnya adalah orang yang menentang Alquran dan tidak percaya sama sekali terhadap isi dari kitab suci umat Islam tersebut.

Namun, ia mendapatkan hidayah ketika ia mempelajari Alquran dan menerjemahkannya. Ia bahkan berkata, “Perjalanan saya menentang Alquran terlalu lama tetapi pada ujung jalan saya telah menerima Islam dan saya sekarang seorang Muslim,” ujarnya.

Prof. Dr Svetan Teofanov telah menyelesaikan program doktor spesialisasinya di Pusat Kajian Islam Oxford serta program doktor keduanya di Moskow Studi Oriental Institute.
Ia mulai mengenal Islam pada saat dirinya diminta untuk menerjemahkan Alquran oleh sebuah penerbitan milik negara Bulgaria yang pada saat itu negara Bulgaria masih menjadi negara sosialis.

Tak lama setelah proyek dimulai, ada transisi demokrasi pada 1989 dan perusahaan penerbitan negara pun bangkrut. Sehingga terjemahan Alquran Bahasa Bulgaria tidak jadi diterbitkan pada tahun itu.

Namun, dirinya terus bekerja dalam menerjemahkan kitab suci Alquran hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk menjadi mualaf. Ia merasa bahwa hidupnya berubah setelah mengenal Alquran lebih jauh, dan ia merasa bahwa kitab suci tersebut dapat menenangkan hatinya.

Teofanov yang sekarang fokus mengajar Bahasa Arab di Universitas Sofia mengatakan bahwa Alquran telah membuka banyak pintu untuknya.

“Pada awalnya, saya membaca Alquran seolah-olah itu adalah buku biasa. Seiring waktu, saya mulai memahami Alquran dengan makna yang lebih dalam dari yang tertulis dalam teks.”

Sumber: Mozaikislamterkini.blogspot.com

Tiada ulasan: